|
Palembang, BP Pada 2012, Provinsi Sumatera Selatan membutuhkan sekitar 100 ribu tenaga kerja. Sebagian besar dari angka itu diharapkan berasal dari lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang berkualitas.
Demikian terungkap dalam acara Dialog Guru dan Kepala Sekolah Se-Sumsel dengan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, yang dipandu Wakil Ketua DPRD Sumsel Fatimah Rais, di Griya Agung, Rabu (25/3). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kata Mendiknas, pengembangan SMK harus dipercepat, mengingat saat ini rasio SMA berbanding SMK yakni 70:30. Bila perlu pemerintah daerah mengambil langkah untuk mengubah SMA menjadi SMK, terutama SMA yang dianggap ’memble’. ”Seperti Sumsel, kaya dengan sumberdaya alam. Alangkah baiknya jika SMK pertambangan diperbanyak, sehingga nanti yang akan bekerja di bidang pertambangan semua putra daerah,” kata Mendiknas. Sementara itu, Gubernur Alex menambahkan, perkembangan SMK juga merupakan perhatian yang sangat besar baginya. Rasio SMA:SMK 70:30 akan dibalik. Bahkan ke depan, pembangunan SMK tidak akan dilakukan setengah-setengah. |